Status

Pindah ke Artikel

Filter Inspirasi

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset

Master Ali

07 Jun 2020

Inspirasi Desain - Kamar

Resiko Menempatkan Kamar Mandi Dalam Kamar Tidur





Dalam menata sebuah ruang perlu mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari jenis material yang digunakan, warna cat tembok  atau letak ruangan lain dengan ruangan lainnya.  Salah satunya yang sering kita jumpai adalah kamar mandi di dalam kamar tidur. 

Tentunya banyak orang yang menginginkan efisiensi pada tempat atau jarak. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam meletakkan kamar mandi di dalam kamar tidur. Namun tata letak tersebut terdapat risikonya. Beberapa hal di antaranya:

Rembesan Air

Beberapa jenis kamar mandi yang masih menggunkan bak mandi sebagai tempat penampungan air. Kondisi ini rentan mengalami perembesan pada dinding  ruangan yang bersebelahan dengan kamar mandi. Rembesan ini terjadi karena adannya retakan atau celah yang mengakibatkan air dapat masuk melalaui pori-pori dinding. Faktor lain juga disebabkan oleh kualitas adonan semen atau beton yang kurang padu. 

Komposisi pelapisan luar yang biasanya menggunkan keramik atau hanya semen biasa juga berpengaruh dalam menahan air yang ada di dalam bak mandi.

Udara Lembab

Karakter kamar mandi yang selalau basah tentunya akan berpengaruh terhadap kualitas udara di dalamnya. Jika penggunaan ventilasi tidak diperhatiakan secara matang, kamar mandi dan bagian pintu kamar mandi akan rentan untuk ditumbuhi lumut dan noda bercak. Hal itu ditimbulkan dari sabun atau shampo yang menempel pada dinding-dinding kamar mandi.

Jika ukuran kamar mandi ini cukup lebar dan hampir seperempat dari luas kamar tidur. Maka kelembaban udara dalam kamar akan naik. Jika ini tidak dipadukan dengan  sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, maka akan rawan untuk munculnya bibit penyakit atau sarang virus.

 Aroma Kurang Sedap

Jika di dalam kamar mandi dipasang closet, maka hal ini juga menjadi perhatian kita. Jika di dalam kamar mandi tidak di pasang blower untuk menyerap udara di dalam kamar mandi . Maka pemasangan ventilasi mutlak diperlukan.Hal itu berguna untuk menghilangkan aroma yang ditimbulkan dari aktivitas kita ketika setelah buang air besar atau kecil. Udara yang tidak berputar secara baik dalam satu ruangan tentunya akan berakibat ketidaknyamanan kita sebagai penghuninya.

Sampah Menumpuk

Penggunaan produk-produk berupa shampo atau sabun akan menghasilkan sampah berupa bungkus atau wadah bekas yang tersisa ketika habis digunkan. Terlebih jika kamar mandi juga digunakan sebagai tempat untuk mencuci baju bagi yang tidak memakai mesin cuci.

Bungkus deterjen atau bekas sobekan dari wadah tersebut terkadang tercecer di sudut kamar mandi kita. Kebiasaan ini mungkin tidak semua dari kita melakukanya. Tetapi jika ini terjadi, maka akan mengakhibatkan kamar mandi kurang sedap dipandang mata. Tentunya juga mempegaruhi mood kita ketika akan mandi.

Waspada Jentik Nyamuk

Daerah tropis khususnya Indonesia memiliki musim kemarau dan penghujan. Biasanya setelah memasuki musim penghujan penyebaran jentik nyamuk mulai berkembang. Salah satunya di bak mandi kita.

Apalagi jika letak  kamar mandi berada dalam kamar tidur yang minim pencahayaan sinar matahari. Kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan jentik nyamuk di dalamnya. Terkadang kita kurang jeli dalam melihat jentik-jentik ini karena ukurannya yang kecil dan berada di dasar bak air.

Artikel terkait

Filter Artikel

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset
Link disalin