Status

Pindah ke Artikel

Filter Inspirasi

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset

Master Ali

07 Jun 2020

Inspirasi Konstruksi - Proses Konstruksi

5 Tahapan Pembangunan Rumah yang Mesti diperhitungkan



uph.edu



Membangun rumah memang bukan pekerjaan mudah, tapi juga tidak sulit jika kita membangun sesuai tahapan yang benar. Beberapa prosedur atau tahapan supaya proses pekerjaan pembangunan rumah berjalan dengan baik tentu saja harus sesuai perhitungan  yang baik pula. 

Adanya langkah taktis dalam proses tahapan pekerjaan pembangunan rumah ini tentu bukan tanpa sebab. Selain sebagai tahap perencanaan sejak awal, kendala-kendala yang tidak perlu memang harus dihindari sejak dini. Oleh sebab itu, adanya tahapan pembangunan rumah memang harus diperhitungkan dengan matang!

Lalu bagaimana caranya, berikut tahapan yang harus diperhatikan:

Tahapan Awal

Pada tahap awal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti halnya menentukan posisi bangunan dan batas-batas rumah yang harus diukur dengan cermat. Pengukuran batas-batas rumah penting dilakukan. 

Adanya pengukuran ini mengingat supaya kelak jika bangunan sudah jadi tidak ada sengketa perebutan lahan dengan orang lain. Setelah semua batas rumah sudah ditentukan, langkah selanjutnya di tahap awal ini yang perlu diperhatikan adalah membuat papan busur atau bowplan.

Pada tahap awal ini berguna untuk mengetahui di mana saja titk-titik dari bangunan rumah dengan membuat pagar menggunakan papan busur terlebih dulu. Tujuan dibuatnya papan busur ini supaya mudah dalam menentukan posisi pondasi dari rumah yang akan dibuat.

Pondasi dan Struktur

Pada tahapan kedua ini barulah penentuan posisi pondasi rumah. Pondasi dalam pembuatan rumah mempunyai kedudukan yang penting. Mengingat adanya pondasi ini setiap bangunan rumah menjadi kokoh dan tahan lama. 

Dalam proses pembuatan pondasi mencakup penggalian dengan menghitung panjang, lebar, dan dalamnya lubang.  Selain itu, pada tahap ini dibutuhkan pemilihan material bangunan yang kuat dan bagus. Seperti halnya pemilihan batu pondasi, semen, dan pasir. Jika material tersebut bagus, maka pondasi rumah akan kukuh.

Kemudian jika pondasi sudah selesai, maka selanjutnya adalah menentukan struktur. Pada tahap ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ialah pengerjaan sloof (balok beton bertulang mendatar yang dibuat di atas pondasi). Perhitungannya menggunakan panjang total sloof× lebar × tinggi. Dalam pembuatan struktur, posisi desain awal dari rumah sudah kelihatan. Mulai dari pintu masuk, penentuan kamar tidur, ruang tamu, hingga kamar mandi semua sudah bisa terlihat. 

Pengerjaan Dinding

Salah satu proses pembangunan rumah yang kukuh juga bisa diihat dari pengerjaan dinding. Tahap ini menuntut kita untuk cermat dalam memilih dan memilah. Mulai dari jenis batu bata yang dipilih, hingga ukuran seberapa tinggi rumah yang akan dibuat. Untuk mengetahui jumlah banyaknya bata pada dinding diperlukan penghitungan yang tepat pula. Mulai dari ukuran bata yang akan dipilih, hingga luas struktur yang sudah dibuat. 

Untuk mengetahui luas dinding rumah dapat dihitung dari keliling dinding yang dikalikan dengan tinggi dindingnya. Selanjutnya dikurangi dengan luas seluruh daun jendela dan pintu.  Adanya penghitungan ini tentu saja untuk bata yang dibeli agar sesuai target pada pemasangan dinding. Tidak lebih, pun tidak kurang.

Pembuatan Atribut Rumah

Proses pemasangan kerangka kayu pada rumah dalam tahap ini bisa dilakukan ketika dinding sudah rampung dikerjakan. Seperti kosen misalnya, pada tahap pemasangan setidaknya butuh 50% pengerjaan dinding selesai. Hal ini tentu saja bertujuan agar kosen bisa merekat pada dinding.

Jika kosen dan dinding selesai, barulah pemasangan jendela dan pintu bisa dimulai. Pemsangan ini dilakukan ketika dinding yang selesai dibuat sudah benar-benar kering serta merekat pada kosen. Selain itu, perhatikan juga pengerjaan pemasangan kunci pintu dan jendela. Pastikan sesuai posisinya masing-masing. Untuk penggunaan cat pada jendela dan pintu juga penting demi menjaga daya tahan kayu agar awet.

Tahap Akhir

Di tahap akhir ini sebelum rumah ditempati adalah pastikan kita tidak kepanasan dan kehujanan. Ya, pemasangan atap.  Di mana posisi atap pada rumah juga sangat sentral.  Mulai dari pemilihan rangka hingga bahan atap ini cukup berpengaruh terhadap rasa nyaman suatu rumah. Pemilihan bahan ini tentu saja sesuai selera kita masing-masing, dan tentu saja sesuai anggaran.

Selanjutnya jika atap sudah berhasil dipasang, maka bisa lanjut ke pengerjaan pembuatan lantai, pemasangan listrik, pembuatan dapur, hingga pemasangan keramik di kamar mandi. Selain itu, di tahap akhir ini tidak lupa akan pentingnya hiasan rumah. Penggunaan cat pada dinding, jendela atau pintu akan menambah kesan estetik pada rumah. Selamat mencoba!

Artikel terkait

Filter Artikel

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset
Link disalin