Status

Pindah ke Artikel

Filter Inspirasi

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset

Master Ali

20 Sep 2021

Ruang Keluarga - Rumah & Keluarga

Pelajari Jenis KPR, Pilih Sesuai Kebutuhan!

Perumahan KPR selalu menjadi idola bagi kelompok masyarakat kelas menengah kebawah. Selain mendapatkan dukungan pemerintah, ide perumahan ini terjangkau secara budget. Kredit kepemilikan rumah dapat juga menjadi alternatif bagi seseorang yang menginginkan kepemilikan rumah, namun tidak memiliki uang tunai yang cukup. Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KPR adalah sebuah fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah (KPR rumah).

Di Indonesia sendiri, terdapat dua jenis KPR, yaitu KPR subsidi maupun KPR non-subsidi. KPR subsidi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat menengah kebawah dapat membeli rumah atau perbaikan rumah. Bantuan yang diberikan dalam bentuk subsidi yang meringankan kredit dan subsidi dana pembangunan atau perbaikan rumah. Sedangkan KPR non-subsidi diberikan kepada seluruh masyarakat. Ketentuan KPR sendiri dilakukan oleh bank, melalui penentuan besaran kredit maupun suku bunga.

Jika hendak memiliki rumah KPR subsidi, kamu wajib memiliki pengalaman bekerja pada satu perusahaan minimal selama setahun. Syarat pendapatan untuk memperoleh KPR subsidi maksimal Rp4 juta untuk mengajukan KPR subsidi rumah tapak, serta Rp7 juta untuk mengajukan KPR rumah susun. Selain itu, kamu harus telah berusia 21 tahun atau sudah menikah apabila ingin memiliki fasilitas kredit tersebut.

Selanjutnya, kamu harus mempersiapkan dokumen pribadi seperti fotokopi KTP, dan KK pemohon, slip gaji terakhir, fotokopi NPWP, SPT tahunan, fotokopi rekening koran selama tiga bulan terakhir, surat pernyataan belum memiliki rumah, dan surat pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah.

Selain itu, jenis terbaru KPR rumah yaitu rumah KPR Syariah. Terdapat beberapa perbedaan di antara KPR Syariah dan KPR konvensional. Untuk KPR Syariah, yang ditransaksikan adalah barang dengan prinsip jual-beli (murabahah). Sedangkan pada KPR konvensional, yang ditransaksikan adalah uang. 

Sistem ini dilakukan dengan cara bank akan membeli rumah yang diinginkan konsumen, lalu dijual kembali konsumen tersebut dengan cara dicicil. Seperti contoh, konsumen membeli harga rumah sebesar Rp500 juta. Selanjutnya, bank syariah akan mengambil margin keuntungan Rp100 juta. Maka, uang yang harus dicicil selama masa tenor yaitu Rp600 juta.

Berikut adalah informasi terkait jenis-jenis KPR. Simak terus berbagai artikel mengenai rumah, desain dan konstruksinya persembahan masterumah.id

Artikel terkait

Filter Artikel

Inspirasi Desain

Ruang Keluarga
Ruang Tamu
Dapur
Ruang Makan
Kamar
Kamar Mandi & Service Area
Carport
Taman

Inspirasi Konstruksi

Desain Arsitektur
Proses Konstruksi
Pembiyaan
Material Bangun

Ruang Keluarga

Rumah & Keluarga
Aktivitas Keluarga
Keluarga & Budaya
Kreasi Keluarga
Reset
Link disalin